Investor Inggris Akan Bangun Pabrik Ban Pesawat di Indonesia

Ilustrasi roda pesawat (Pixabay)

Arah -Dunlop Aircraft Tyres akan membangun pabrik ban pesawat baru dan vulkanisir di Karawang, Jawa Barat dengan nilai investasi tahap awal sekitar Rp1 triliun. Dunlop akan menggandeng PT Rubberman Indonesia.

“Kami menyambut baik rencana investasi retreading dan produksi ban pesawat terbang dari Dunlop Aircraft Tyres. Kita ketahui, Dunlop adalah pemain besar, termasuk untuk memproduksi ban pesawat terbang,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya.

Pada tahap pertama, pabrik ban vulaknisir itu diproyeksi bisa beroperasi dalam waktu 18 bulan ke depan. Setelah itu, mereka membangun fasilitas untuk memproduksi ban yang baru.

Dunlop Aircraft Tyres merupakan salah satu produsen ban pesawat global yang berasal dari Inggris. Mereka mempunyai pabrik di China untuk melayani konsumennya di wilayah Asia Pasifik. Sedangkan, PT. Rubberman Indonesia merupakan industri ban vulkanisir yang memiliki lebih dari 25 pabrik di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

Agus menyampaikan, rencana investasi tersebut menjadi sinyal baik bagi Indonesia di tengah kelesuan ekonomi global. Di samping itu, menandakan Indonesia masih menjadi salah satu negara tujuan utama investasi bagi perusahaan kelas dunia.

“Salah satu nilai plus dari Indonesia, selain punya pasar domestik yang besar, adalah menjadi bagian terpenting di tingkat regional. Kami harapkan, investasi ini bisa menarik perusahaan-perusahaan dari Singapura dan Malaysia untuk melakukan retreading ban di Indonesia,” paparnya.

Adanya fasilitas pabrik ban dan vulkanisir pesawat, akan berpengaruh terhadap efisiensi biaya perawatan atau vulkanisir ban pesawat maskapai Indonesia. Selama ini, vulkanisir maskapai Indonesia dilakukan di China, Hongkong dan Thailand.

Di sisi lain, lokasi Indonesia di jalur Asia Pasifik memungkinkan untuk meraih pasar Australia dan Selandia Baru.

Baca Juga: Ban Mobil Indonesia Semakin Diburu di Arab Saudi
Ban Pesawat Wings Air Meledak, Begini Kondisi Penumpang

CEO Dunlop Aircraft Tyres Gordon Roper mengatakan, pihaknya tertarik investasi di Indonesia karena didukung dengan melimpahnya bahan baku karet.

“Inilah salah satu faktornya, dan kami juga melihat industri penerbangan di Indonesia terus tumbuh. Hal ini yang menjadi penting bagi kami,” katanya.

Gordon optimistis, kapasitas produksi di Indonesia akan mencukupi kebutuhan pasar domestik.

“Bahkan dengan pasar penerbangan yang terus tumbuh setiap tahunnya, kami memandang bahwa perlu menambahkan kapasitas global kami, supaya kami dapat memenuhi kebutuhan semua konsumen global kami,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dispar NTT Apresiasi Bertambahnya Layanan Penerbangan Antardaerah Dispar NTT Apresiasi Bertambahnya Layanan Penerbangan Antardaerah
IHSG BEI Dibuka Melemah 5,75 Poin IHSG BEI Dibuka Melemah 5,75 Poin
Luhut Tawarkan Tiongkok Investasi Infastruktur Luhut Tawarkan Tiongkok Investasi Infastruktur

#pesawat #investasi #Karet #Kemenperin #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar