Anggaran Pengawasan Pilkada di NTT Sentuh Angka 70 Miliar Lebih

Pilkada Serentak 2020 (setkab.go.id)

Arah -  Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp71,55 miliar, untuk membiayai pengawasan dalam Pilkada serentak 2020 pada sembilan kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Alokasi anggaran pengawasan itu, tercantum dalam naskah perjanjian hibah daerah (NPHD), yang telah ditandatangani pemerintah dan Bawaslu pada sembilan kabupaten, kata Jemris Fointuna, Koordinator Divisi Hubungan Kelembagaan dan Hubungan Lembaga Bawaslu Provinsi NTT, di Kupang, Senin.

Kesembilan kabupaten yang telah menandatangani NPHD yakni Kabupaten Sabu Raijua dengan anggaran sebesar Rp5,5 miliar, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dengan anggaran Rp10,4 miliar.

Kabupaten Malaka dengan jumlah anggaran sebesar Rp7,1 miliar dan Kabupaten Sumba Timur dengan alokasi anggaran sebesar Rp11,1 miliar.

Baca Juga: Keren! Gadis Asal Cirebon Jadi Juara The Voice of Germany 2019
Ada Rencana Tambah Wamen, Roy Suryo Ingatkan Presiden Jokowi




Disusul Kabupaten Belu dengan alokasi anggaran sebesar Rp7,4 miliar, Kabupaten Ngada dengan jumlah NPHD-nya sebesar Rp6 miliar.

Kabupaten Sumba Barat dengan alokasi anggaran Rp5,9 miliar, Kabupaten Manggarai Barat dengan nilai Rp11 miliar.

Sedangkan Kabupaten Manggarai yang baru menandatangani NPHD pada Senin (4/11) dengan nilai nominal sebesar Rp7,1 miliar.

Dia berharap, tahapan pelaksanaan pengawasan pada semua daerah yang menyelenggarakan pilkada, sudah bisa dilaksanakan mengutip antara. 

Berita Terkait

Revisi UU Pemilu Harus Satu Paket Revisi UU Pemilu Harus Satu Paket
Perppu Larangan Koruptor Ikut Pilkada Harus Merujuk pada UU Perppu Larangan Koruptor Ikut Pilkada Harus Merujuk pada UU
Ketum PPP Pastikan Tak Ada Mahar Politik di Pilkada Serentak 2020 Ketum PPP Pastikan Tak Ada Mahar Politik di Pilkada Serentak 2020

#bawaslu #Pilkada #pilkada serentak #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar