Kritik SBY 'Obat Kuat' Bagi Istana

Pramono Anung (Foto:Antara)

Arah -  Istana Kepresidenan melalui Sekretaris Kabinet Pramono Anung menganggap kritik yang disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai "obat kuat".

"Ya kritik itu adalah menjadi 'obat kuat'. Semua pemerintahan itu menjadi kuat kalau ada yang mengkritik sehingga dengan demikian kritik adalah merupakan obat kuat bagi pemerintahan ini," kata Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.

Pihaknya melihat kritik yang disampaikan Mantan Presiden SBY tersebut dari perspektif yang positif.

Sebab menurut dia, Pemerintahan Jokowi betul-betul bukan pemerintahan antikritik bahkan sangat mengharapkan untuk dikritik.

"Semakin dikritik semakin disayangi maka kritik tadi obat membuat pemerintahan ini makin kuat," katanya.

Pramono juga menganggap bahwa kritik memang lebih baik disampaikan melalui ruang publik agar ada diskursus yang muncul.

Sebab kata dia, kalau ada diskursus di publik itu akan menjadi baik seperti dilansir dari Antara.

"Publik akan melihat bahwa kritik itu apakah benar-benar bertujuan tetapi saya tanya secara langsung kepada Bapak Presiden, beliau hanya tersenyum dan dengan senang hati menerima kritik itu karena memang masih banyak dalam pemerintahan ini memerlukan perbaikan. Jadi enggak perlu antikritik, kita malah senang dikritik kalau perlu yang mengkritik lebih banyak lebih baik," katanya.

Ia menambahkan tujuh kritik yang disampaikan Mantan Presiden SBY semuanya baik dan jika memang bisa disesuaikan dengan kebijakan akan menjadi bahan masukan untuk perbaikan ke depan.

Berita Terkait

Seskab: Golkar Belum Pasti Masuk Kabinet Seskab: Golkar Belum Pasti Masuk Kabinet
Presiden Pertimbangkan Masukan Terkait Calon Kapolri Presiden Pertimbangkan Masukan Terkait Calon Kapolri
Politikus PDIP : Jokowi Inginkan Ahok Maju Tidak Dari Independen Politikus PDIP : Jokowi Inginkan Ahok Maju Tidak Dari Independen

#Pramono Anung #Susilo Bambang Yudhoyono #presiden joko widodo #Presiden Jokowi

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar