Pascagempa Malut, BPBD Terus Lakukan Pendataan

Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Nasional (Twitter)

Arah - Gempa berkekuatan M 7.1 pada 14 November 2019 lalu tidak hanya menimbulkan kerusakan di Maluku Utara, tetapi juga di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Gempa terjadi pada pukul 23.17.43 WIB pada kedalaman 73 Km.

Berdasarkan pantauan Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) sebanyak 36 unit bangunan rusak ringan. Di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, 3 orang luka ringan dan 33 unit bangunan rusak ringan

Korban luka ringan berasal dari Pulau Batang Dua yang berada di dekat pusat gempa. Luka korban disebabkan tertimba batu bata dari dinding. Sedangkan kerusakan bangunan di Kecamatan Batang Dua meliputi 28 rumah warga, 3 gereja, 1 sekolah dam 1 unit gedung bank.

Di Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara kerusakan meliputi 1 unit gedung rusak ringan. Sedangkan di Kabupaten Minahasa, 2 unit rumah rusak ringan.

Baca Juga: Ambon Diguncang Empat Gempa Susulan , Satu Rumah Roboh
Gempa 7.1 M Guncang Sulawesi Utara

BPBD bekerja sama dengan TNI, PoIri, Dinas terkait dan relawan masih terus melakukan pendataan dan pemantauan di lapangan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mendengarkan informasi dari sumber resmi, yakni BMKG atau BPBD setempat.

Berita Terkait

Gubernur Jabar 'Ahmad Heryawan', Angkat Suara Soal Dampak Gempa Gubernur Jabar 'Ahmad Heryawan', Angkat Suara Soal Dampak Gempa
Gempa Banten, Buat Jakarta Terguncang Gempa Banten, Buat Jakarta Terguncang
Jakarta Diperkirakan Kembali Hujan Siang Ini Jakarta Diperkirakan Kembali Hujan Siang Ini

#BPBD #BMKG #BNPT #Gempa Bumi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar