Kompetisi Menguji Keamanan Aplikasi Digelar di China

Ilustrasi. Peretas data. (Image: Pixabay)

Arah -Kompetisi hacking, Tianfu Cup digelar di Kota Chengdu, China pada 16-17 November 2019. Sejumlah hacker white hat ikut menjajal celah zero days di sejumlah aplikasi populer dunia.

Tujuan kompetisi ini mencari celah keamanan aplikasi populer di dunia. Hacker yang sukses menjebol celah keamanan akan mendapat poin.

Pemenang kompetisi ditentukan jumlah poin terbanyak dan akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai. Salah satu celah yang dicoba dibobol dalam kompetisi ini adalah browser Google Chrome.

Dikutip dari Zdnet, Minggu (17/11/2019), Tianfu Cup mirip dengan kompetisi Pwn2Own, yang merupakan kompetisi hacking terbesar di dunia.

Baca Juga: Ini Alasan Apple Hapus Aplikasi Vape dari App Store
Google Maps Kembangkan Terjemahan Suara 50 Bahasa

Hingga edisi 2018, Pwn2Own selalu didominasi tim dari China. Pada awal 2018, pemerintah China melarang peneliti keamanan berpartisipasi di kompetisi hacking di luar China.

Beberapa bulan setelah peraturan itu ditetapkan, Tianfu Cup diluncurkan agar kemampuan peneliti keamanan tetap terasah. Edisi pertama Tianfu Cup digelar pada musim gugur 2018. Saat itu peserta berhasil menemukan celah di aplikasi Edge, Chrome, Safari, iOS, Xiaomi, Vivo, VirtualBox, dan lainnya.

Berita Terkait

Indonesia Raih Perak Dari Olimpiade Robot Internasional Indonesia Raih Perak Dari Olimpiade Robot Internasional
WeChat Dituduh Langgar Privasi Pengguna, Ini Jawaban Pihak WeChat WeChat Dituduh Langgar Privasi Pengguna, Ini Jawaban Pihak WeChat
Bos Facebook Kritik Aplikasi Tik Tok Terkait Konten Bos Facebook Kritik Aplikasi Tik Tok Terkait Konten

#Peretas (Hacker) #china #Aplikasi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar