Kemenkeu Tunggu Jumlah Pasti Desa Fiktif dari Kemendagri

Dok Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto:kemenkeu.go.id)

Arah -Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Astera Primanto Bhakti mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu data dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Data tersebut terkait jumlah pasti terkait adanya desa fiktif.

“Terkait dana desa kami saat ini masih menunggu berapa jumlah desa yang bermasalah dari Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya di Jakarta, Senin (18/11/2019).

Kemenkeu telah bekerja sama dengan Kemendagri dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) untuk merapikan data base penerima dana desa serta mendalami kejanggalan yang terjadi tersebut. Prima mengatakan pihaknya akan membekukan sementara penyaluran dana desa hingga verifikasi jumlah desa fiktif telah diketahui secara pasti.

“Selama ini (verifikasi data desa fiktif di Kemendagri) belum clear maka ini kita freeze (bekukan) dulu yang berkaitan dengan itu. Nanti jumlah detailnya tergantung kementerian dalam negeri,” katanya.

Sebagai informasi, anggaran dana desa yang telah terealisasi sejak Januari-Oktober 2019 sudah mencapai Rp52 triliun atau 74,2 persen dari target APBN sebesar Rp70 triliun. Realisasi tersebut tumbuh cukup signifikan sebesar 17 persen dari periode yang sama pada 2018 lalu yakni Rp44,4 triliun.

Baca Juga: Isu Empat Desa Fiktif yang Sempat Ramai, Ternyata Ada dan Sah
Sri Mulyani Bongkar Kriteria Desa Fiktif Penerima Anggaran Dana

Sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani Indrawati menegaskan pihaknya tak segan mencabut anggaran dana yang telah ditransfer kepada desa fiktif atau desa yang tidak berpenghuni jika telah terbukti keberadaannya.

“Kalau ada daerah yang ketahuan ada dana desa yang ternyata desanya tidak legitimate, ya kita bekukan. Kalau sudah terlanjur transfer (dana desa) ya kita ambil lagi,” tandasnya.

Berita Terkait

DPR dan Pemerintah Sepakat Revisi UU MD3 DPR dan Pemerintah Sepakat Revisi UU MD3
Bikin Heboh, Anggaran Pulpen DKI Capai Rp123 Miliar Bikin Heboh, Anggaran Pulpen DKI Capai Rp123 Miliar
Jakpro Iinvestigasi Penyebab Rubuhnya Tiang LRT Jakpro Iinvestigasi Penyebab Rubuhnya Tiang LRT

#Desa Siluman #Anggaran #Kemenkeu #Kemendagri #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar