Cara Hindari Penipuan Lewat Platform Digital

Ilustrasi aplikasi di smartphone (Pixabay)

Arah - Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti, mengingatkan agar masyarakat menghindari penipuan melalui platform digital.

Data pribadi masyarakat, menurut Niken, rentan disalahgunakan untuk penipuan. Belum lagi, masyarakat yang memiliki pendapatan ekonomi rendah justru menjadi korban penipuan, karena mengirimkan data pribadi kepada orang yang tidak dikenal.

"Tak sedikit masyarakat yang mungkin secara ekonomi terbatas, tetapi justru uangnya hilang karena penipuan," kata Niken di Jakarta.

Baca Juga: Jangan Sembarangan Bagikan Data Pribadi di Media Sosial
Literasi Digital Agar Masyarakat Tak Mudah Berikan Data Pribadi

Data pribadi merupakan aset yang penting untuk dijaga agar tidak disalahgunakan pelaku kejahatan. Niken menegaskan pentingnya perlindungan data pribadi.

Niken mengajak masyarakat masyarakat ikut memberikan edukasi pentingnya perlindungan data pribadi.

"Jadi kita harus aware, tidak hanya untuk diri kita sendiri tetapi kita membantu masyarakat untuk melindungi data pribadi kita," imbuhnya

Kementerian Kominfo, kata Niken, saat ini tengah menyiapkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Dia berharap, pembahasan RUU PDP segera diselesaikan bersama Komisi I DPR RI dalam waktu dekat.

Berita Terkait

Ransonmware WannaCry Serang 12 Institusi di Tanah Air Ransonmware WannaCry Serang 12 Institusi di Tanah Air
Hari Ini Jakarta Diprediksi Berawan dan Berangin Kencang Hari Ini Jakarta Diprediksi Berawan dan Berangin Kencang
Kontrol Pornografi dan Terorisme, Facebook Andalkan Geo Blocking Kontrol Pornografi dan Terorisme, Facebook Andalkan Geo Blocking

#Kemenkominfo #Penipuan Online #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar