Dalam Seminggu Suhu Tertinggi di Wilayah Pantura Ternyata...

Cuaca panas. (Foto: foter.com/ ilustrasi)

Arah -  Wilayah Cirebon kembali dilanda suhu udara tinggi. Saat ini, Wilayah Cirebon yang terdiri dari Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan, masih dilanda musim pancaroba (transisi) dari musim kemarau ke musim penghujan. Bahkan, hingga Minggu ketiga November suhu udara masih tinggi di wilayah ini. 

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kertajati Kabupaten Majalengka, Devi Ardiansyah menyebutkan, suhu maksimum di Wilayah Cirebon terpantau di Kertajati pada 18 November 2019. Hari itu, suhu udara tercatat 39,1 derajat Celcius. 
"Suhu maksimum pada Senin (18/11/2019) terpantau di Kertajati yang mencapai 39,1 derajat Celcius," ujar Devi Ardiansyah yang dihubungi.
Selain di Kertajati, pemantauan dilakukan pula di dua titik lain se-Wilayah Cirebon, masing-masing Jatiwangi dan Cirebon. Di hari yang sama, suhu udara di Jatiwangi terpantau 38,7 derajat celcius, sedangkan di Cirebon mencapai 38,2 derajat celcius.
Suhu udara maksimum di Wilayah Cirebon pernah mencapai derajat tertinggi (39 derajat Celcius) pada 22 Oktober 2019. Suhu sempat menurunan menjadi 36-37 derajat celcius. Hanya, dalam beberapa hari terakhir, suhu udara kembali meningkat menjadi 38-39 derajat Celcius. 
Dia menerangkan, suhu udara tinggi yang masih berlangsung di Wilayah Cirebon pada bulan September-Desember, dipengaruhi posisi matahari yang berada di selatan ekuator sehingga penyinaran matahari lebih maksimal. 
Pihaknya memprediksi, awal musim hujan di Wilayah Cirebon mundur dua dasarian atau baru akan tiba pada November dasarian III hingga Desember dasarian I. Sampai kini, Wilayah Cirebon masih pada masa pancaroba dari kemarau ke penghujan. 
"Tapi, kami prakirakan suhu udara tinggi hanya akan berlangsung sampai tiga hari ke depan," sambungnya. 
Dia menjelaskan, berdasarkan pantauan citra satelit, sudah mulai terlihat ada pembentukan awan, sekalipun masih tipis. Kondisi itu pun akan membuat suhu udara akan mulai turun. Selama masa pancaroba, masyarakat di Wilayah Cirebon diingatkan akan ancaman hujan lebat berdurasi singkat pada siang hingga sore hari. Hujan itu biasanya disertai petir dan angin kencang. /nugraha

Berita Terkait

Panas Ekstrim di Wilayah Pantura, Ini Penyebabnya Panas Ekstrim di Wilayah Pantura, Ini Penyebabnya
Pengamanan Jalur Pantura Diperketat Jelang Pelantikan Presiden Pengamanan Jalur Pantura Diperketat Jelang Pelantikan Presiden
Suhu Di Jakarta Meningkat, Teknisi AC Kewalahan Layani Konsumen Suhu Di Jakarta Meningkat, Teknisi AC Kewalahan Layani Konsumen

#suhu panas #Matahari #Cirebon #jalur pantura #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar