Garuda Selundupkan Motor dan Sepeda Mewah, Kerugian Negara Capai 1.5 M

Ilustrasi Garuda Indonesia (wikimedia)

Arah -  Menteri Keuangan Sri Mulyani sebut kerugian negara dari penyelundupan Harley Davidson dan dua unit sepeda Brompton yang dibawa pesawat Garuda Indonesia dari Toulouse, Prancis mencapai Rp 1,5 miliar. Hitungan tersebut berdasarkan temuan Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan yang melakukan pemeriksaan terhadap 18 kardus di bagasi pesawat.

"Total kerugian negara, potensi atau yang terjadi kalau nggak deklarasi antara Rp 532 juta sampai Rp 1,5 miliar," ucap Sri Mulyani saat memberikan keterangan pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12).

Baca Juga: Kemenangan ke-100 Klopp di Liga Inggris dan Rekor Liverpool
Simak Ternyata Makanan Ini Bahaya Jika Dikonsumsi Mentah

Sri Mulyani menambahkan pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap pihak ground handling dan nama penumpang yang tertulis.

"Saat ini Bea dan Cukai masih penelitian lebih lanjut terhadap pihak ground handling dan terhadap nama dari penumpang yang masuk ke dalam claim tag tersebut," kata Sri Mulyani.

Konferensi pers digelar setelah adanya temuan penyelundupan Harley Davidson dan Sepeda Brompton ilegal menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Berita Terkait

Erick Thohir Kebut Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Erick Thohir Kebut Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Kode Keras, Erick Tohir: Sebelum Ketahuan Lebih Baik Ngundurin Diri Kode Keras, Erick Tohir: Sebelum Ketahuan Lebih Baik Ngundurin Diri
BNI-Garuda Travel Fair Target Transaksi Rp8 Miliar BNI-Garuda Travel Fair Target Transaksi Rp8 Miliar

#Garuda Indonesia #Erick Thohir #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar