PAN Angkat Bicara Soal Dinasti Politik Keluarga Jokowi

Bobby Nasution kembalikan formulir Pilkada Cawlkot Sumatera Utara ke DPD PDIP/Nugi

Arah -  Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto menganggap kaderisasi berbasis dinasti sebenarnya pernah dilarang di dalam aturan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) namun kemudian dibatalkan Mahkamah Konstitusi (MK)

"Kami waktu membuat UU Pilkada Nomor 8 Tahun 2015 dulu, (pasal) itu kan dibatalkan MK. Jadi dinasti itu boleh," ujar Yandri usai temu pers di Kantor DPP PAN Jakarta.

Kalau dulu menurut Yandri, DPR RI sempat menganggap dinasti politik itu tidak boleh. Malah ada aturan kalau kolega petahana mau maju lagi, harus berselang satu kali masa jabatan atau setara dengan lima tahun. Namun, MK kemudian membatalkan aturan yang telah DPR RI dan pemerintah buat pada pasal 7 huruf r UU Pilkada itu.

Baca Juga: Bungkam Mulut Pembully, Anies Pamer Penghargaan yang Diraih Jakarta
Gerindra: Jokowi Punya Indra ke-6, Para Menteri Jangan Coba-coba Bohong!

Yandri berpendapat keputusan MK menimbulkan persepsi jika sebenarnya dinasti politik baik itu yang dilakukan anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming, menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution atau siapa pun yang berkuasa, tidak menjadi masalah asal tidak bertentangan dengan konstitusi.

"Selama mereka majunya tidak bertabrakan dengan UU dan Undang-Undang Dasar, enggak masalah," kata Yandri.

Senada dengan Yandri, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat PAN Totok Daryanto menilai tidak boleh menghalangi hak setiap orang untuk maju pilkada. Sebab, hak politik tersebut dijamin konstitusi.

"Ya nggak usah jauh-jauhlah bicara dinasti politik segala. Itu kan hak warga negara. Ya artinya boleh saja. Kamu saja boleh kok. Itu hak konstitusional," kata Totok Daryanto. seperti dikutip Antara.

Meski di internal PAN juga, putra Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais, Hanafi Rais dikabarkan akan mencalonkan diri sebagai Calon Ketua Umum PAN kendati belum bisa dimasukkan sebagai kandidat caketum karena belum mendeklarasikan diri.

Amien, menurut Totok, adalah sosok yang demokratis dan akan mempersilakan kader PAN yang berkompeten untuk maju sebagai kandidat ketum.

"Pak Amien Rais, restunya kepada yang jadi (Ketua Umum) saya kira. Bagaimana pun Pak Amien itu tokoh reformasi dan beliau sangat demokratis ya," kata Totok.

Berita Terkait

PM Inggris Setujui Uni Eropa Tunda Brexit Hingga 2020 PM Inggris Setujui Uni Eropa Tunda Brexit Hingga 2020
Perkiraan Hari Ini Jakarta Cerah Berawan Perkiraan Hari Ini Jakarta Cerah Berawan
Terkait Dana Bansos, Mpok Sylvi Penuhi Panggilan Bareskrim Polri Terkait Dana Bansos, Mpok Sylvi Penuhi Panggilan Bareskrim Polri

#Partai Politik #Partai Amanat Nasional (PAN) #PDIP #dinasti politik #anak jokowi #Menantu Jokowi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar