Marah Besar Lihat Tingkah Dirut Garuda, Jokowi: Jangan Main-main!

Presiden Joko Widodo (Reuters)

Arah - Presiden RI Joko Widodo menegaskan untuk tidak menggulangi kasus penyeludupan seperti yang terjadi di PT Garuda Indonesia sehingga mengakibatkan pemecatan Dirut Ari Akshara

"Sudah diputuskan oleh Menteri BUMN (Erick Thohir). Udah itu tegas sekali. Saya kira pesannya tegas sekali. Jangan ada yang mengulang-ulang seperti itu lagi," kata Jokowi usai peresmian Tol JORR 2 Kunciran-Serpong di Gerbang Tol Parigi, Tangerang Selatan, Jumat.

Kepala Negara juga mengapresiasi sikap tegas Menteri BUMN dan tidak ada lagi yang main-main untuk melakukan penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran hukum.

"Pesan untuk semuanya, jangan main main," kata Presiden menegaskan. seperti dikutip Antara.

Baca Juga: Kecewa Berat, Erick Thohir: Kasus Penyelundupan di Garuda Itu Kriminal!
Menag: Dakwah yang Keras Tidak Relevan dengan Generasi Milenial

Dalam pemberitaan sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir akan memberhentikan Direktur Utama Garuda Ari Askhara terkait dengan kasus motor Harley dan sepeda Brompton yang diduga diselundupkan melalui pesawat baru jenis Airbus A330-900 seri Neo.

Berdasarkan hasil penelusuran di pasaran perkiraan nilai motor Harley Davidson tersebut berkisar antara Rp200 juta dan Rp800 juta per unit.Ia menyebutlam nilai dari sepeda Brompton berkisar antara Rp50juta dan Rp60juta/unit. Perkiraan total kerugian negara berkisar antara Rp532 juta dan Rp1,5 miliar.

Berita Terkait

Erick Thohir Pecat Ari Askhara, Ini Plt Dirut Garuda Indonesia Erick Thohir Pecat Ari Askhara, Ini Plt Dirut Garuda Indonesia
Kecewa Berat, Erick Thohir: Kasus Penyelundupan di Garuda Itu Kriminal! Kecewa Berat, Erick Thohir: Kasus Penyelundupan di Garuda Itu Kriminal!
Tanpa Ampun! Erick Thohir Pecat Direksi Garuda yang Selundupkan Harley Tanpa Ampun! Erick Thohir Pecat Direksi Garuda yang Selundupkan Harley

#Presiden Jokowi #Direktur Utama #Garuda Indonesia #pecat #Menteri BUMN #Penyelundupan #Harley Davidson #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar