Tol di Kalimantan Tak Selesai-Selesai, Menteri PUPR Ultimatum Kontraktor

Basuki Hadimuljono (Antara)

Arah -  Pintu jalan tol Seksi V rute Sepinggan – kilometer 13 Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim) tertutup rapat. Palang beton membatasi akses pintu masuk jalan bebas hambatan BalikpapanSamarinda sepanjang 99,02 kilometer.

Ini merupakan jalan tol bagian konsorsium Beijing Urban Construction Grup dan PT Wijaya Karya (Wika). Empat tahun waktu dihabiskan membangun 11 kilometer jalan tol menggunakan pinjaman dana Tiongkok.

Namun proyek senilai Rp 848 miliar  ini pun tidak kunjung tuntas.

 “Mosok mengerjakan jalan 11 kilometer lebih lama dibanding jalan 60 kilometer,” seloroh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat meninjau jalan tol Seksi V di Balikpapan.

Pengerjaan jalan tol ini memang tidak mulus. Sepanjang perjalanan masih selang seling antara jalan beton dan tanah liat berpasir.

Baca Juga: Ciuman Yusuf Mansur untuk Seorang Supir Bajaj, Subhanallah...
Erick Thohir Pecat Ari Askhara, Ini Plt Dirut Garuda Indonesia

Beberapa kali badan jalan terputus memaksa pengendara menempuh jalan memutar. Selama 20 menit perjalanan setidaknya ada enam titik jadi kendala jalan tol Seksi V.

Setali tiga uang – kondisi sama pun dialami jalan tol Seksi I. Jalan baru  rute kilometer 13 Balikpapan – Samboja Kutai Kartanegara (Kukar) sepanjang 22 kilometer.

Kementerian PUPR akhirnya berjanji mendesain ulang kawasan yang labil tanahnya. Prosesnya bersamaan kepastian pembebasan lahan warga.

“Tim ahli kami akan mendesain ulang beberapa masalah sehingga nanti dilaksanakan kontraktor,” tutur Basuki.

Di sisi lain, Basuki pun menuntut kontraktor melakukan percepatan pembangunan jalan tol sesuai desain baru. Ia mengultimatum kontraktor menyelesaikan pembangunan jangka waktu empat bulan kedepan.

 “Kalau tidak mampu, out saja, digantikan yang lain,” katanya kepada perwakilan Beijing Urban Construction Group Wang Weimin.

Agar prosesnya lancar, pemerintah sudah menyiapkan dana tambahan proyek jalan tol Seksi V. Seperti diketahui, proyek  jalan tol Seksi V memperoleh pinjaman Tiongkok sebesar Rp 848 miliar.

Kalau pun dana itu kurang masih bisa ditambal mempergunakan kas negara.

“Loan dari Tiongkok masih tersisa Rp 56 miliar untuk menyelesaikan kekurangan. Kalau kurang bisa mempergunakan APBN, tapi jangan terlalu besar agar tidak membebani tarif tol nantinya,” tegas Basuki.

“Kami masih komitmen tarifnya dibawah Rp 1.000 per kilometer,” imbuhnya.

Sehubungan itu, pemerintah hanya meluncurkan sebagian jalan tol Balikpapan – Samarinda. Tiga ruas jalan tol sepanjang 66 kilometer; Seksi II, III, dan IV.

Jalan tol ini seluruhnya dibangun  PT Jasa Marga, rute Samboja – Muara Jawa,  Muara Jawa – Palaran, dan Palaran – Jembatan Mahkota II.

“Presiden Joko Widodo nanti meresmikan jalan tol sebelum perayaan Natal tahun ini,” ungkap Basuki.

Basuki menilai, jalan tol PT Jasa Marga sesuai standar jalan bebas hambatan Indonesia. Ia hanya mengkritik soal pembenahan area pintu masuk jalan tol sepanjang Jembatan Mahkota II Samarinda.

“Masih ada pedagang kaki lima (PKL) dan rumah kumuh harus dibenahi di pintu masuk tol. Nanti akan bekerja sama dengan pemerintah daerah,” tegasnya.

Sedangkan jalan tol Seksi I dan V diharapkan ditargetkan selesai pertengahan 2020 nanti. Berfungsinya keseluruhan ruas jalan tol mampu mengurai kemacetan transportasi darat Balikpapan – Samarinda.

“Bisa diresmikan sebelum lebaran 2020 nanti,” ungkap Basuki.

Jasa Marga memastikan jalan tol Seksi II, III dan IV tuntas terbangun. Jalan tol ini sudah dilengkapi fasilitas rest area, perlengkapan rambu, dan berbagai fasilitas umum lainn.

 “Persentasi jalan tol ini sudah 99 persen,” papar Direktur PT Jasa Marga Jalan Tol Balikpapan Samarinda, STH Saragih.

 Bahkan seterusnya, Jasa Marga juga dipercaya mengelola jalan tol Balikpapan – Samarinda. Perusahaan plat merah ini berpengalaman membangun jalan tol sekaligus pengoperasiannya./Wibi/

 

Berita Terkait

Ini Alasan Jasa Marga Tutup Jalan Tol Karawang Barat II Ini Alasan Jasa Marga Tutup Jalan Tol Karawang Barat II
Galau Dan Bingung, Presiden  Jokowi Beli Sepatu di Bandung Galau Dan Bingung, Presiden Jokowi Beli Sepatu di Bandung
Ini Usulan Tarif Tol Layang Jakarta-Cikampek  dari Kemenhub Ini Usulan Tarif Tol Layang Jakarta-Cikampek dari Kemenhub

#Jalan Tol #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar