Cegah Radikalisme, BNPT Libatkan Pihak Swasta

Ilustrasi Radikalisme (Antara)

Arah -   Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) meminta kalangan swasta turut berperan aktif dalam pencegahan paham kekerasan, radikalisme terorisme di tanah air.

"Selama ini swasta sangat jarang disentuh terkait masalah radikal terorisme ini," kata Deputi 1 Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis dikutip dari siaran pers diterima di Jakarta, Rabu.

Hendri mengemukakan hal itu usai memberikan materi wawasan kebangsaan dan pencegahan radikalisme dalam acara yang digelar salah satu perusahaan farmasi di Kawasan Industri Pulogadung Jakarta.

Ia berharap kalangan swasta lainnya juga melaksanakan kegiatan serupa mengingat radikalisme merupakan masalah bangsa yang juga membutuhkan peran swasta dalam pencegahannya.

Baca Juga: Ciuman Yusuf Mansur untuk Seorang Supir Bajaj, Subhanallah...
Erick Thohir Pecat Ari Askhara, Ini Plt Dirut Garuda Indonesia




"Intinya bagaimana kita memiliki semangat nasionalisme yang tinggi, kemudian bagaimana cara kita menghadapi bahaya radikalisme dan terorisme agar jangan sampai kemudian masuk ke Indonesia apalagi sampai menyebar ke kalangan swasta," ujar Hendri.

Mengutip antara, Hendri juga menyampaikan agar para karyawan dan masyarakat pada umumnya tidak mudah terpengaruh berita yang tersebar di media sosial (Medsos).

"Paling utama adalah ketika mendapatkan informasi di medsos tolong dikroscek dahulu atau saring sebelum sharing. Sehingga kita tidak ikut menyebarkan fitnah kalau ternyata itu adalah hoaks," katanya.

Berita Terkait

SBY Ngetwitt Soal Berita Hoax, Ini Tanggapan Timses Agus-Sylvi SBY Ngetwitt Soal Berita Hoax, Ini Tanggapan Timses Agus-Sylvi
Ada Misteri di Lift Blok M Square, Polisi Selidiki Ada Misteri di Lift Blok M Square, Polisi Selidiki
Tangkal Radikalisme, Portal Aduan ASN Diluncurkan Tangkal Radikalisme, Portal Aduan ASN Diluncurkan

#Radikalisme #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar