Menapaki Jejak Sejarah di Kota Tua Jakarta

Fatahillah (sumber:wikipedia.org)

Arah - Tengah membutuhkan suntikan inspirasi? Yuk, sejenak bertualang ke masa lalu di Kota Tua Jakarta! Siapa tahu pulang membawa “oleh-oleh” ide segar untuk diaplikasikan ke masa kini. Tanpa berlama-lama, mari langsung disimak ulasan lengkap mengenai objek wisata sarat sejarah yang dikenal juga dengan sebutan Oud Batavia atau Batavia Lama.

Riwayat Kota Tua Jakarta

Museum Fatahillah (sumber:wikipedia.org)

Sebutan Kota Tua Jakarta ditujukan pada bangunan cagar budaya yang berada di antara wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat, yang di masa lampau merupakan lambang supremasi dan kemasyhuran.

Riwayat Kota Tua berkaitan erat dengan awal mula terbentuknya Jakarta menjadi sebuah kota. Pada perkembangannya, Kota Tua Jakarta memegang peranan penting sebagai jantung pemerintahan, perdagangan, dan bahkan pelabuhan internasional karena posisinya yang mudah disinggahi.

Lokasi Kota Tua yang amat strategis, yaitu berbatasan dengan Laut Jawa dan pelabuhan Sunda Kelapa di sebelah Utara, Kali Ciliwung di sebelah Timur, Kalo Krukut di sebelah Barat, dan Jalan Jembatan Batu di sebelah Selatan, membuat kerajaan-kerajaan besar pada masa itu ramai berebut kekuasaan di kawasan tersebut.

Melalui dekrit yang dikeluarkan Gubernur Jakarta, Ali Sadikin, pada tahun 1972 Kota Tua Jakarta secara resmi menjadi situs warisan, yang wajib dilindungi baik bangunan maupun arsitekturnya.

Spot-Spot Terbaik di Kota Tua Jakarta

1. Museum Fatahillah
Museum Fatahillah mulanya adalah Balai Kota yang diresmikan pada tahun 1710 oleh Gubernur Jenderal Abraham Van Riebeeck. Gedung bergaya arsitektur neo klasik yang telah beberapa kali beralih fungsi ini, membutuhkan waktu hingga 90 tahun sejak pertama dibangun sampai diresmikan.

Harga tiket masuk ke museum sangat terjangkau, hanya Rp5000 untuk dewasa dan Rp2000 untuk anak-anak. Museum beroperasi setiap hari, kecuali hari Senin, mulai jam 9 pagi hingga jam 3 sore.

Tidak kurang dari 23.500 barang bersejarah tersimpan di Museum Fatahillah. Dari seluruh koleksi, secara bergantian hanya kira-kira 500 barang saja yang dipamerkan, sisanya tetap disimpan di ruang penyimpanan.

Patung Hermes yang letaknya di halaman belakang museum menjadi yang paling banyak dicari pengunjung sebagai latar berswafoto. Patung ini dulunya berada di Jembatan sekitar Harmoni, banyaknya aksi vandalisme membuat patung dipindahkan ke Museum Fatahillah.

Ruang bawah tanah museum menjadi tempat yang kental dengan nuansa mistis, mungkin disebabkan asal-usulnya yang merupakan bekas penjara dan lokasi penyiksaan. Di area ini disarankan untuk menjaga sikap dan perkataan.

2. Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan Sunda Kelapa (sumber:google.com/maps)

Pelabuhan ini menjadi sangat istimewa bagi negara kita karena dari sinilah Jakarta dikenal dunia. Seorang pelaut asal Portugis pernah mencatat bagaimana Pelabuhan Sunda Kelapa mengalami kejayaannya di tahun 1500-an.

Sampai saat ini Pelabuhan Sunda Kelapa masih merupakan pelabuhan yang aktif. Kapal-kapal berukuran besar yang biasa digunakan untuk pengiriman aneka kebutuhan rumah tangga serta kendaraan bermotor ke luar pulau Jawa, berjajar di area pelabuhan. Ini menjadi pemandangan terbaik bagi pengunjung yang ingin mengabadikan gambar kapal-kapal asli hasil karya anak bangsa.

Tiket masuk ke pelabuhan ialah Rp2500 per orang, untuk kendaraan dikenakan biaya masuk mulai dari Rp3000 hingga Rp17.000.

Kemudahan Aplikasi Airy untuk Pesan Tiket Pesawat ke Jakarta
Berencana ke Jakarta dalam waktu dekat? Ada banyak penawaran menarik jika kamu pesan tiket pesawat ke Jakarta lewat aplikasi Airy. Segera unduh aplikasinya di ponselmu lalu pesan tiket pesawat ke Jakarta di tanggal yang sudah direncanakan. Tidak perlu khawatir bila ternyata rencanamu meleset dan terpaksa harus membatalkan keberangkatan, proses refund dan rescheduling di Airy sangat mudah.

Tiket Garuda Indonesia ke Jakarta
Garuda Indonesia adalah maskapai penerbangan nasional yang banyak menjadi pilihan para traveler. Layanannya prima, menggunakan ternologi mutakhir, rekam jejak keselamatannya pun sangat baik. Dapatkan tiket pesawat Garuda Indonesia ke Jakarta dengan harga lebih terjangkau lewat aplikasi Airy.

Soal akomodasi, tak perlu cemas, Airy sudah menyediakan beragam hotel di Jakarta dengan fasilitas dan kenyaman terbaik, harganya pun sangat bersaing.

Sudah siap “terbang” ke masa lalu menelusuri jejak kejayaaan Kota Tua Jakarta? (adv)

Berita Terkait

Sandiaga Minta Disparbud Segera Revitalisasi Kota Tua Sandiaga Minta Disparbud Segera Revitalisasi Kota Tua
Monas Masih Jadi Primadona Wisata Jakarta Monas Masih Jadi Primadona Wisata Jakarta
Jakarta Akan Miliki Trotoar Terintegrasi Transportasi Umum Jakarta Akan Miliki Trotoar Terintegrasi Transportasi Umum

#Kota Tua #Jakarta #wisata Jakarta #Pelabuhan Sunda Kelapa #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar