Bikin Haru! Kisah Mualaf Seorang Nenek yang Suka Meludahi Rasulullah SAW

Kisah Mualaf Wanita Tua (Istimewa)

Arah - Perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW menyebarkan agama Islam di muka bumi memang tidaklah mudah, berbagai rintangan harus beliau lalui guna menagakkan kalimat Tauhid di bumi ini.

Tidak jarang Rasulullah sering mendapatkan cercaan dan hinaan dari orang kafir, walaupun berbagai macam hinaan bertubi-tubi menghampiri Rasulullah, namun beliau tidak pernah membalasnya dengan keburukan, melainkan membalasnya dengan kebaikan.

Alkisah ada seorang wanita tua yang terang-terangan berani menghina Rasulullah, wanita tua itu memiliki kebiasaan suka berdiri di depan rumah Baginda Nabi sambil menunggu kedatangannya. Dirinya tahu betul bahwa Rasulullah suka melewati pintu rumahnya jika hendak berangkat untuk menunaikan ibadah di Masjidil Haram.

Pada saat Rasulullah melewati rumahnya, wanita tua itu seketika langsung meludahi tubuh suci Rasulullah dengan penuh kebencian. Alih-alih membalas keburukan wanita itu, Rasulullah malah membalasnya dengan senyuman.

Sampai pada suatu saat, Rasulullah tidak mendapati wanita tua itu di depan rumahnya. Rasulullah bertanya-tanya kemanakah gerangan wanita tua yang suka meludahinya itu, seketika itu Baginda Nabi langsung bertanya kepada tetangga wanita tua itu.

“Wahai Fulan, tahukah engkau dimanakah wanita pemilik rumah ini, yang setiap kali aku lewat selalu meludahiku,” tanya Rasulullah.

Tetangga wanita tua itu kebingungan mengapa Rasulullah menanyakan orang yang jelas-jelas menghinanya, apalagi dengan cara meludah. Tetangga tersebut kemudian lantas menjawab.

“Wahai Muhammad… Apakah engkau tidak mengetahui bahwa si wanita yang engkau tanyakan dan yang biasa meludahimu, sudah beberapa hari ini dia sedang terbaring sakit,” jawab orang tersebut.

Setelah mengetahui kabar tersebut, Rasulullah seketika itu langsung mengangguk-anggukan kepalanya lalu bergegas pergi untuk beribadah di Masjidil Haram. Setelah selesai beribadah, Rasulullah memutuskan untuk menjenguk wanita tua itu.

Wanita tua itu tersadar dan mengetahui bahwa Rasulullah telah datang untuk menjenguknya, wanita tua itu terheran-heran dan bergumam dalam hati "Duhai betapa luhur budinya manusia ini. Meksipun setiap hari aku ludahi, justru dia adalah orang pertama yang menjenguk ku.”

Baca Juga: Terkuak! Misteri Pembuatan Piramida yang Sudah Ada di Alquran
5 Amalan Supaya Usiamu Panjang dan Penuh Keberkahan

Takjub akan perbuatan mulia Rasulullah, wanita tua itu lalu menangis dan bertanya kepada Rasulullah.“Wahai Muhammad, mengapa engkau menjengukku, padahal tiap hari aku meludahimu?”

Baginda Nabi pun lalu menjawab, “Aku yakin, engkau meludahiku karena engkau belum mengetahui kebenaranku. Jika engkau mengetahuinya, aku yakin engkau tidak akan lagi melakukannya.”

Setelah mendengar jawaban Rasulullah, wanita tua itu seketika bergetar hingga air matanya terus mengalir. “Wahai Muhammad, mulai saat ini, aku bersaksi untuk mengikuti agamamu,” ucap wanita tua itu. Wanita tua itu langsung mengucapkan dua kalimat syahadat.

Subhanallah, dari kisah di atas kita dapat mengetahui betapa mulianya akhlak Nabi Muhammad SAW. Sang Baginda Nabi selalu mengajarkan umatnya untuk membalas keburukan dengan kebaikan. Karena Islam bukanlah agama yang mengajarkan kekerasan.

Berita Terkait

Mana yang Benar, Meminta Rezeki yang Banyak atau Berkah? Mana yang Benar, Meminta Rezeki yang Banyak atau Berkah?
Apakah Maulid Nabi Itu Bid'ah? Ini Kata Ustaz Abdul Somad Apakah Maulid Nabi Itu Bid'ah? Ini Kata Ustaz Abdul Somad
Simak, Empat Golongan Manusia yang Haram Disentuh Api Neraka Simak, Empat Golongan Manusia yang Haram Disentuh Api Neraka

#islam #Islami #muslim #muslimah #mualaf #Kisah Nabi #Kisah Haru #Kisah Mualaf #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar