Facebook Minta Maaf Soal Kekeliruan Nama Presiden Xi Jinping

Logo baru jejaring pertemanan Facebook (Facebook)

Arah -  Facebook Inc meminta maaf atas kekeliruan penerjemahan nama Presiden China Xi Jinping dari bahasa Myanmar ke bahasa Inggris.

"Kami sudah membenarkan masalah teknis yang menyebabkan kesalahan penerjemahan dari bahasa Myanmar ke bahasa Inggris di Facebook. Ini seharusnya tidak terjadi dan kami melakukan langkah untuk memastikan hal ini tidak terjadi lagi," Facebook dikutip dari Reuters yang dilansir Antara.

"Kami dengan tulus meminta maaf atas pelanggaran ini," kata Facebook.

Facebook keliru menerjemahkan nama Presiden Xi Jinping saat melawat ke Myanmar. Di platform tersebut, nama Xi Jinping diterjemahkan sebagai "Mr. Shithole" dari bahasa Myanmar ke bahasa Inggris. Nama tersebut muncul di laman resmi Aung San Suu Kyi dan tajuk utama koran lokal Irrawady.

Facebook menjelaskan sistem mereka tidak menyimpan nama Presiden Xi Jinping di basis data bahasa Myanmar sehingga kata-kata serupa yang berawalan "xi" dan "shi" dalam bahasa Myanmar diterjemahkan menjadi "shithole" dalam bahasa Inggris. Kementerian Luar Negeri China menolak berkomentar untuk masalah ini.

Baca Juga: Kominfo: Netflix Harus Patuhi UU ITE
Kini Urus Paspor Kian Mudah Hanya Dengan Menggunakan WhatsApp

Layanan Facebook sejak lama tidak bisa diakses di China daratan, sama seperti layanan dari Google yang diblokir di negara tersebut. Facebook di masa lalu juga bermasalah dengan penerjemahan bahasa Myamnar sehingga mereka sempat mematikan fitur penerjemahan di sana pada 2018.

Berita Terkait

Dikecam Banyak Media Barat, Aung San Suu Kyi Populer di China Dikecam Banyak Media Barat, Aung San Suu Kyi Populer di China
Karyawan Facebook Asal China Kecewa dengan Zuckerberg, Ini Alasannya       Karyawan Facebook Asal China Kecewa dengan Zuckerberg, Ini Alasannya
Bos Facebook Kritik Aplikasi Tik Tok Terkait Konten Bos Facebook Kritik Aplikasi Tik Tok Terkait Konten

#Facebook # Presiden China Xi Jingping #Myanmar #China #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar