Lewat Portal Ini, Kamu Bisa Pantau Penyebaran Virus Corona Secara Real Time

teknologi peta pendeteksi virus corona (istimewa)

Arah - Virus corona hingga saat ini masih meneror dunia, virus yang berasal dari China itu sudah menewaskan 106 orang tewas.

Bahkan virus tersebut sudah menyebar ke 16 negara, oleh karena itu untuk mengetahui titik-titik virus corona tersebut berada, Center for Systems Science and Engineering (CSSE) dari Departemen Teknik Sipil Universitas John Hopkins membuat sebuah peta online yang bisa diakses melalui website.  Nantinya, situs tersebut menampilkan statistik kematian dan kasus infeksi virus corona.

Peta ini juga mampu menampilkan negara-negara beserta kota-kota di seluruh dunia yang penduduknya diduga terkena virus corona dan yang sudah positif terkena virus mematikan tersebut.

Baca Juga: Waspada! Inilah 5 Langkah untuk Melindungi Diri dari Virus Corona
Ganasnya Virus Corona, 106 Orang Tewas dan 4 Ribu Orang Tertular

Dalam sistem peta ini terdapat dua warna yaitu warna kuning dan warna merah. Di mana wilayah yang sudah positif terkena infeksi virus corona akan ditunjukkan dengan lingkaran merah dan wilayah yang belum terkonfirmasi virus akan ditunjukkan lingkaran kuning.

Berikut link peta penyebaran virus corona secara real time:

https://gisanddata.maps.arcgis.com/apps/opsdashboard/index.html#/bda7594740fd40299423467b48e9ecf6

Namun peta yang dibuat oleh CSSE ini sifatnya peta interaktif, bahwa peta ini akan diperbarui secara harian dan bersifat real time. Kabar terbaru dalam peta online itu menunjukan bahwa rakyat Indonesia belum masuk dalam daftar kasus yang terkonfirmasi virus corona.

 

Berita Terkait

Virus Corona Gemparkan Dunia, Warga Jakarta Diminta Waspada Virus Corona Gemparkan Dunia, Warga Jakarta Diminta Waspada
Ngeri! 5 Kota di Dunia yang Diprediksi Akan Tenggelam, Jakarta Termasuk Ngeri! 5 Kota di Dunia yang Diprediksi Akan Tenggelam, Jakarta Termasuk
Intel Beli Perusahaan Mobil Tanpa Supir Seharga Rp204,3 Triliun Intel Beli Perusahaan Mobil Tanpa Supir Seharga Rp204,3 Triliun

#Virus #Virus Corona #China #teknologi #Teknologi Canggih #Internasional #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar