Uji Calon Hakim, Komisi Yudisial Minta Masukan Publik

Ilustrasi persidangan (Freedigitalphotos.net/Salvatore Vuono)

Arah -  Komisi Yudisial (KY) mengharapkan informasi dari publik terkait semua calon hakim agung yang saat ini sedang menjalani proses seleksi tahap wawancara.

"Dalam proses pengambilan keputusan, itu komisi yudisial mandiri tidak terpengaruh dengan kekuatan di luar yang mencoba intervensi, tapi sekali lagi saya ingin menyampaikan bahwa info sekecil apapun dari publik sangat berarti bagi KY," kata juru bicara KY Farid Wajdi di Jakarta, Rabu.

Saat ditemui selepas tes wawancara di Gedung KY, ia mengatakan informasi dari publik bermanfaat untuk mengambil keputusan dari para panelis nantinya.

"Jadi mungkin dalam wawancara hal itu tidak terungkap, karena mungkin muncul belakangan," tutur Farid seperti dilansir antara.

Farid menuturkan jika ada transaksi yang mencurigakan dan tidak terkonfirmasi dengan baik, bukan hanya menjadi bahan pertimbangan bagi panelis, tetapi akan menjadi batu sandungan karena menyangkut integritas.

Bahkan, dirinya menegaskan KY dan para panelis tidak melarang calon hakim agung menjadi orang kaya. Namun jika kemudian yang bersangkutan tidak bisa mengonfirmasi transaksi tersebut secara baik, peluang calon hakim menjadi hakim agung bisa mengecil.

"Kalau dari sisi psikologis terbata-bata, plin-plan dalam menjawab, kita sudah punya pandangan bahwa calon tidak memiliki integritas yang terbaik, itu belum ditambah informasi publiknya karena bagi KY sendiri bahwa integritas poinnya diatas kualitas keilmuan yang sudah pasti harus dimiliki," ucap Farid.

Hingga kini, KY telah menggelar uji wawancara bagi calon hakim agung. Pada hari ketiga, ada dua calon hakim agung kamar Tata Usaha Negara yang diuji yaitu Kepala Bidang Kepatuhan Internal Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY Eddhi Sutarto serta Sartono yang merupakan Hakim Pengadilan Pajak.

Untuk kamar Militer, calon hakim yang diwawancara yaitu Kepala Pengadilan Militer Tinggi Jakarta Kolonel Hidayat Manao dan Ketua Program Studi S1 Sekolah Tinggi Hukum Militer Mabes TNI AD Tiarsen Buaton.

Berita Terkait

KY : Lembaga Peradilan Harus Meminimalkan Penyelewengan KY : Lembaga Peradilan Harus Meminimalkan Penyelewengan
KY Loloskan 4 Calon Hakim Ad Hoc Tipikor KY Loloskan 4 Calon Hakim Ad Hoc Tipikor
Ketua KPK Usulkan Cara Mereformasi MA Ketua KPK Usulkan Cara Mereformasi MA

#Komisi Yudisial (KY) #Hakim #Calon Hakim #Masukan Masyarakat

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar