Uber dan Grab Car Abaikan Peringatan Kemenhub

Ilustrasi angkutan demo/Nidal Assegaf

Arah -  Sebelum melayangkan surat permintaan blokir aplikasi transportasi online,ternyata Kemenhub sudah tiga kali mengadakan pertemuan dengan perwakilan Grab Car dan Uber taxi.

Namun, tidak mendapatkan respon yang baik dari kedua perusahaan tersebut menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub, J. A Barata.

"Sudah tiga kali ketemu juga bareng pak Ahok supaya mereka mematuhi peraturan perundangan yang ada. Tapi saat ini mereka tidak melakukannya untuk memenuhi persyaratan transportasi legal," ujarnya.

Barata menjelaskan, Kemenhub sudah memberikan peringatan dan persyaratan kepada kedua perusahaan transportasi online tersebut untuk segera memenuhi persyaratan yang ada.

Kemenhub akhirnya melayangkan surat permohonan blokir layanan aplikasi transportasi ke Kementrian Komunikasi dan Informasi.

Surat tersebut juga menjelaskan pelanggaran yang dilakukan oleh dua perusahaan transportasi online, yakni UBER Asia Limited dan PT. Solusi Transportasi Indonesia (Grab Car).

Kemarin, Persatuan Pengemudi Angkatan Darat demo menuntut pemerintah segera lakukan blokir aplikasi transportasi onlne.

Alasanya karena keberadaan transportasi online tersebut mengurangi pendapatan mereka.(Shemi)

Berita Terkait

Menkominfo: Uber dan Grab Bisa Bahayakan Keamanan Negara Menkominfo: Uber dan Grab Bisa Bahayakan Keamanan Negara
Uber dan Grab Car Masih Dapat Beroperasi Uber dan Grab Car Masih Dapat Beroperasi
Siang Ini, Kominfo 'Panggil' Uber dan Grab Siang Ini, Kominfo 'Panggil' Uber dan Grab

#angkutan umum aman #Transportasi online #transportasi umum #Uber #Taksi Uber #Ojek Online Grab Bike

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar