Apple 'Ditekan' FBI, Di Mana Google, Facebook, dan Whatsapp?

Ilustrasi: Logo Google di kantor pusat Google di Menlo Park, California. (Foter/Robert Scoble)

Arah -  Enkripsi menjadi semakin populer di kalangan perusahaan teknologi dunia belakangan ini. Penyebabnya, seorang hakim AS telah mengeluarkan perintah agar Apple harus membuka akses untuk FBI guna membantu untuk melacak pelaku penembakan di San Benardino.

Namun, Apple tetap bergeming. Perusahaan yang didirikan Steve Jobs ini enggan membuka sistem keamanannnya pada siapapun, khawatir "kunci" akan jatuh ke tangan yang salah.

Hal ini membuat sejumlah raksasa perusahaan teknologi lainnya ketar-ketir. Mereka adalah Google, Facebook, dan WhatsApp yang terus mendukung langkah Apple lantaran bergerak di sektor yang kurang lebih sama: perusahaan teknologi.

Perusahaan media asal Inggris, The Guardian, menemukan bahwa beberapa perusahaan teknologi dunia—khususnya Google, Facebook, Snapchat, dan WhatsApp, saat ini sedang meningkatkan enkripsi sistem keamanan dan data pengguna mereka.

Meski sudah "menanamkan" enkripsi pada sistem keamanannya selama ini, menurut laporan yang diterima, sejumlah perusahaan tersebut semakin waspada dan tengah meningkatkan enkripsi lebih banyak lagi untuk kemanana lebih pada layanan mereka.

WhatsApp salah satu yang disorot. Layanan pesan instan ini akan membuat pengumuman resmi dalam waktu dekat. Berdasarkan info dari sumber internal, layanan yang digagas Jan Koum ini telah membentengi layanan voice call dan group chat dengan enkripsi tingkat tinggi.

Berita Terkait

7 Cara Jitu Promosikan Barang di Sosmed 7 Cara Jitu Promosikan Barang di Sosmed
Resmi, Pengguna Aktif WhatsApp Tembus 1 Miliar Resmi, Pengguna Aktif WhatsApp Tembus 1 Miliar
Gara-gara FaceTime dan iMessage, Apple Didenda Rp8,5 Triliun Gara-gara FaceTime dan iMessage, Apple Didenda Rp8,5 Triliun

#Facebook #WhatsApp #Snapchat #Google #Federal Bureau Investigation (FBI) #Sosial Media #Media Sosial #Pesan Instan/ Instant Messaging

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar