YPKKI: Laporkan Vaksin Palsu Tahun 2014, Kemenkes Tak Menanggapi

Ketua Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia (YPKKI), Marius Widjajarta. (arah.com/Ratih Prastika)

Arah - Ketua Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia (YPKKI), Marius Widjajarta menyatakan pihaknya sudah memberitahukan kasus vaksin palsu sejak tahun 2014.

"Saya dapat laporan masyarakat ada vaksin palsu BCG milik Kemenkes. Saya laporkan ke BPOM (Badan Pengawas Obat dan makanan). Waktu itu diterima oleh kepala BPOM. Saya kasih lihat fotonya," ujarnya di Gedung YLBHI, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2016).

Ia menambahkan, vaksin palsu BCG yang ia laporkan justru milik Kemenkes. Vaksin itu sudah sampai ke Balai Pelayanan Kesehatan.

"Ini vaksin yang gratis. (Dianggap palsu) karena nomor bacth dan nomor tanggal antara isi berbeda. Ini terjadi di Jakarta Pusat," terangnya.

Kelalaian mengambil tindakan juga tak hanya soal vaksin. Ia juga mengaku sering melaporkan soal kekosongan obat namun tak ada tindakan berarti yang dilakukan.

"Setiap saya kasih tahu ke ibu Dirjen (Kefarmasian dan Alat Kesehatan), Ibu Linda tapi nggak ada tindakan," katanya.

Seharusnya, lanjut Marius, yang bersangkutan segera ambik tindakan ketika ada laporan.

"Saya udah kasih tahu lagi obat antibiotik injeksi sudah dua tahun kosong. Infus dasar sejak Februari juga udah kosong. Saya dapat ini dari teman-teman dokter di rumah sakit di daerah. Nggak ada tindakan," terangnya.

Menurutnya, larutan infus dasar hanya bisa didrop ke rumah sakit besar. Apotek juga tak mendapat barang tersebut.

"Udah 6 bulan kosong, kalo ini tidak dipenuni dengan segera, bukan nggak mungkin infus palsu akan keluar lagi," tutupnya. (Ratih Prastika)

Berita Terkait

Keluarga Korban Vaksin Palsu: Penanganan Vaksin Palsu Tak Serius Keluarga Korban Vaksin Palsu: Penanganan Vaksin Palsu Tak Serius
Korban Vaksin Palsu Ancam Bikin Satgas Vaksin Tandingan Korban Vaksin Palsu Ancam Bikin Satgas Vaksin Tandingan
Menkes Investigasi 5 Provinsi Terindikasi Vaksin Palsu Menkes Investigasi 5 Provinsi Terindikasi Vaksin Palsu

#Korban Vaksin Palsu #Vaksin Palsu #Kementerian Kesehatan

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar