Presiden: 2016 adalah Tahun Percepatan Pembangunan

Presiden Joko Widodo (kedua kiri), Wakil Presiden Jusuf Kalla (ketiga kiri) dan Ketua MPR Zulkifli Hasan (kiri) berjalan menuju ruang rapat Paripurna I di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8). Sidang tersebut beragendakan penyampaian pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo. (Antara/M Agung Rajasa)

Arah - Kinerja 2016 Pada bagian lain, Presiden Jokowi juga menyebut memasuki 2016, pemerintah ingin bergerak lebih cepat dengan mencanangkan 2016 sebagai tahun percepatan pembangunan.

Langkahnya, kata Kepala Negara, dilakukan antara lain melalui percepatan pengadaan barang dan jasa, yang telah dimulai pada triwulan keempat sebelum tahun anggaran berjalan.

Selain itu percepatan juga dilakukan melalui pembentukan Badan Layanan Umum Lembaga Manajemen Aset Negara, sebagai upaya percepatan penyediaan tanah untuk pembangunan infrastruktur.

Langkah perbaikan proses penganggaran juga dilakukan secara lebih komprehensif guna mempercepat penyerapan anggaran dan memastikan APBN serta APBD tepat sasaran.

"Kami juga menjaga APBN tetap sehat, berkualitas dan kredibel. Pemerintah terus mengefektifkan belanja pemerintah, menjaga kepercayaan pasar serta memperbaiki iklim usaha," katanya.

Bahkan, pada semester kedua tahun 2016, pemerintah melakukan langkah konsolidasi fiskal untuk mengamankan pelaksanaan APBN-P, menjaga kepercayaan pasar dan dunia usaha, serta menjadi basis perencanaan fiskal dan pembangunan yang lebih realistis di tahun 2017.

Alokasi penganggaran juga lebih diprioritaskan pada upaya pengentasan kemiskinan, pengurangan ketimpangan dan penciptaan lapangan kerja. Sejalan dengan itu, dilakukan penghematan terhadap belanja operasional dan belanja barang.

Hasilnya, lanjut Jokowi, untuk kegiatan-kegiatan prioritas, terutama untuk menjaga kesejahteraan rakyat dan memberikan stimulus kegiatan perekonomian.

Berita Terkait

Presiden: RAPBN 2017 Berpedoman pada 3 Kebijakan Presiden: RAPBN 2017 Berpedoman pada 3 Kebijakan
Presiden Minta Kementerian Pangkas Anggaran Hingga 50 Triliun Presiden Minta Kementerian Pangkas Anggaran Hingga 50 Triliun
Presiden: Beli Alutsista Berdasarkan Kebutuhan, Bukan Keinginan Presiden: Beli Alutsista Berdasarkan Kebutuhan, Bukan Keinginan

#Rancangan APBN #apbn #Dana APBN #presiden joko widodo #Joko Widodo #Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGuP2)

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar