'Quick Response' Patroli Maritim Indonesia, Malaysia dan Filipina

Arah - Pagi itu, suasana pelabuhan Laut Malundung, Tarakan, Kalimantan Utara, tampak berbeda dibanding hari-hari biasanya, sejumlah kapal perang dan patroli bersandar di pelabuhan itu. Sejumlah prajurit bersenjata dengan posisi sigap berada di atas kapal, meski langit mendung dan hujan rintik-rintik, namun para prajurit tetap bersemangat.

Mereka saat itu mendapat tugas melakukan demonstrasi "Indomalphi Quick Response", Sailing Pass dan Flying Pass di perairan Tarakan sebagai tanda peresmian Patroli Maritim Terkoordinasi Trilateral atau "Trilateral Maritime Patrol Indomalphi" antara tiga negara yakni Indonesia, Malaysia dan Filipina.

Baca Juga: Maya Netra Yamadipati, Senyap Mematikan Yontaifib
Bijana Pancasila di Bawah Rindang Pohon Sukun di Kota Ende

Ketiga negara sepakat memperkuat kerja sama kemananan sebagai upaya mengantisipasi meluasnya ancaman kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (NIIS), serta menjaga kedamaian perairan di perbatasan tiga negara.

Kerja sama itu diresmikan di atas geladak utama KRI dr. Soeharso-990, dihadiri Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Menhan Malaysia Dato Seri Hishammuddin, Menhan Filipina Delfin N. Lorenza, dan Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia General Tan Sri Raja Mohamed Affandi serta Pangab Filipina General Eduardo M. Ano.

Pemerintah Indonesia berharap dengan adanya patroli bersama ini dapat menjadi awal dalam meningkatkan kerja sama pertahanan dalam mewujudkan stabilitas keamanan di kawasan perbatasan dan dapat melibatkan unsur-unsur darat serta udara dengan melibatkan negara ASEAN lainnya.

Dalam kesempatan itu juga diresmikan Pusat Komando Maritim yang berada di tiga lokasi yakni Tarakan di Indonesia, Tawau di Malaysia dan Bongao di Filipina yang bertujuan sebagai wadah untuk saling berbagi informasi dan berkoordinasi untuk menjaga keamanan maritim dari ancaman pihak luar. (Foto dan Teks: Zabur Karuru)

Berita Terkait

Akibat Ojek Online, Pejabat Malaysia Sebut Jakarta ‘Terbelakang’ Akibat Ojek Online, Pejabat Malaysia Sebut Jakarta ‘Terbelakang’
110 Trenggiling Hasil Tangkapan Akan Dilepasliarkan 110 Trenggiling Hasil Tangkapan Akan Dilepasliarkan
Patrialis Akbar Ditangkap KPK, Ketua MK:Ya Allah Saya Mohon Ampun Patrialis Akbar Ditangkap KPK, Ketua MK:Ya Allah Saya Mohon Ampun

#Jakarta #Latihan Perang #Operasi Patroli Laut #Patroli Perbatasan #Laut Indonesia #Malaysia #Filipina

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar