Isu Reshuffle Kabinet Kembali Berhembus

Isu Reshuffle Kabinet Kembali Berhembus
  • 15:50
    13 July 2017

    Ini Menteri-Menteri yang Harus Dievaluasi Jokowi

    Menurut irektur Eksekutif Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio, nantinya menteri hasil perombakan ini punya 2 tugas utama. Yakni mengembalikan citra Presiden yang dicitrakan tergerus hebat pasca Pilkada Jakarta dan mempercepàt terwujudnya janji janji kampanye.

    Jika melakukan reshuffle kabinet, menteri di sektor apa yang sebaiknya diganti?

    Hendri menyebut tim ekonomi perlu mendapatkan perhatian utama untuk dievaluasi. "Walaupun Presiden pernah memuji Tim ekonomi saat jelang Lebaran lalu, nampaknya Tim ekonomi tetap menjadi perhatian utama Presiden. Sebab bagi Presiden perut rakyat adalah yang utama. Oleh karena itu sangat mungkin semua Menteri yang berada di sektor ekonomi dievaluasi," paparnya.

    Sektor hukum dan persatuan rakyat serta toleransi, kata Hendri, akan jadi Kelompok Menteri yang akan turut banyak dievaluasi, termasuk pejabat setingkat menteri seperti Kepala Staf Kepresidenan

  • 15:35
    13 July 2017

    Ini Alasan Kenapa Jokowi Harus Lakukan Reshuffle

    Menjelang tiga tahun masa pemerintahan Presiden Jokowi, isu reshuffle kabinet kembali menguat. Presiden diprediksi akan memperkuat sektor ekonomi untuk memantapkan program-program kerakyatan.

    Pada Oktober 2017 nanti, usia pemerintahan Presiden Jokowi genap berusia 3 tahun. Direktur Eksekutif Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio mengatakan jika Jokowi ingin melakukan reshuffle, saat inilah waktu yang tepat. 

    Hendri menyebut reshuffle kabinet di 3 tahun usia pemerintahan Jokowi ini ibarat 'Tim Sukses Pamungkas' untuk Jokowi 2 periode. "Ini momen yang paling tepat bagi Presiden melakukan reshuffle. Alasannya satu saja, demi 2 periode. Jadi ini seperti pembentukan Tim sukses pamungkas," kata Hendri

  • 15:18
    13 July 2017

    Kata Pengamat Soal Isu Reshuffle

    Kabar reshuffle kabinet kembali santer terdengar menjelang tiga tahun usia pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla. Direktur Eksekutif Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun memprediksi di reshuffle kabinet jilid 3 nanti, menteri dari partai pendukung pemerintah yang tidak loyal akan dievaluasi. 

    Rico melihat dalam dua kali reshuffle sebelumnya terjadi pola pergeseran motif dari Jokowi. Di reshuffle pertama terlihat sekali bahwa tujuannya untuk memperbaiki kinerja. 

    "Kita masih ingat banyak sekali loyalis dan pendukung Jokowi yang masuk kabinet melakukan kesalahan yang cukup fatal dan kinerjanya kurang memuaskan. Sehingga Jokowi melakukan pergantian," kata dia melalui keterangan tertulisnya

  • 09:15
    13 July 2017

    Wapres Tolak Usulan Pembentukan Kementerian Baru

    Usul Fahri tersebut langsung mendapat tanggapan negatif dari JK. Menurutnya, pembentukan kementerian baru untuk mengurus masalah perbatasan tak mungkin dilakukan dalam rezim pemerintahan saat ini.

    "Kementerian kita sudah 34. Undang-undang mengatakan tidak boleh lebih dari 34, jangan lupa itu," kata JK.

    Pasal 15 Undang-undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara menyebutkan bahwa jumlah maksimal menteri kabinet adalah 34 orang. Batas tersebut telah dipenuhi oleh Kabinet Kerja dibawah pimpinan Presiden Joko Widodo dan Wapres JK.

  • 09:00
    13 July 2017

    Ini Alasan Fahri Usulkan Kementerian Baru

    BNPP sebagai koordinator pengelolaan perbatasan saat ini masih berada di bawah Menteri Dalam Negeri. Badan tersebut dibentuk berdasarkan UU Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara.

    Diungkapkannya, pembentukan kementerian yang khusus mengurusi perbatasan dinilai sudah sangat mendesak. Terutama setelah adanya peningkatan aktivitas terorisme, penyelundupan, dan sebagainya.

    "Konsep homeland security dilakukan untuk mencegah terorisme dan ancaman keamanan lain. Garis perbatasan selama ini jadi tempat banyak aktivitas kriminal dan politik dari negara lain. Sehingga perlu kementerian yang dipimpin sekelas anggota kabinet untuk bertanggung jawab dalam hal keamanan ini," jelas Fahri.

  • 08:45
    13 July 2017

    Fahri Hamzah Usulkan Pembentukan Kementerian Baru

    Wakil Ketua DPR yang juga Ketua Tim Pengawas Pembangunan Daerah Perbatasan, Fahri Hamzah, mengusulkan dibentuknya kementerian baru yang khusus mengurusi pembangunan di wilayah perbatasan.

    Menurut Fahri, tugas mengurus perbatasan yang saat ini dipegang Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) terlalu kompleks.


    "Karena jumlah lembaga yang dikoordinasi banyak, diusulkan ada penyempurnaan dari mekanisme kelembagaan. Dengan memperkuat BNPP lebih independen, dan penaganan masalah lebih intensif agar BNPP ini jadi kementerian," lanjut Fahri.

  • 08:30
    13 July 2017

    Semua Menteri Harus Siap di Reshuffle

    Ditanyai lebih lanjut soal rumor tentang reshuffle dan hubungannya dengan tendensi politik yang saat ini terjadi, Teten mengaku belum mengetahui kapan reshuffle itu benar-benar terjadi. Ia hanya menyebut saat ini Presiden Joko Widodo selalu fokus dalam peningkatan performa dan kinerja para menteri-menterinya.

    Meski ia belum mendapat kabar resmi dari Jokowi soal isu reshuffle ini, Teten mengaku akan selalu menghormati segala keputusan yang diambil presiden untuk para menteri-menterinya, termasuk dirinya yang jika sewaktu-waktu benar-benar dicopot dari jabatannya saat ini.

    "Loh, semua menteri kan kapan saja harus siap. (Saya juga) Siap. Saya kan pembantu presiden."

  • 08:15
    13 July 2017

    Isu Reshuffle Tak Ganggu Kinerja Kabinet

    Menurut Teten Masduki, isu reshuffle yang berembus dalam beberapa hari terakhir tidak mengganggu kinerja para menteri. Dia juga menegaskan pihaknya tidak mengevaluasi para menteri dan hanya fokus pada percepatan program kerja pemerintah.

    Teten mengatakan Presiden Jokowi tetap menginginkan ada perbaikan secara terus-menerus terhadap program-program kerja pemerintah. Indikator keberhasilan program pemerintah ada pada kepuasan masyarakat.

    "Kalau Pak Presiden kan intinya ingin terus memperbaiki. Pak Presiden kan intinya ingin terus ada perbaikan kinerja pemerintah. Tugas pemerintahan adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat," ucapnya.

  • 08:00
    13 July 2017

    Soal Reshuffle, Teten: Saya Nggak Tahu

    Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mengaku belum mendapatkan informasi terkait dengan adanya rencana perombakan kabinet dalam waktu dekat. Namun dia yakin Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan terus adanya perbaikan kinerja di berbagai sektor.

    "Saya nggak tahu (reshuffle) saya," kata Teten di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat

    Teten kembali menegaskan saat ini belum ada pembicaraan soal reshuffle. Meski demikian, perombakan kabinet adalah hak Presiden.

    "(Pembicaraan) informal lebih sering kita bicarakan keadaan pangan. Tentang LRT, tentang percepatan pembangunan infrastruktur," kata Teten